Aqidah
Ibadah
» Puasa
8919



Bepergian Ke Negeri Kafir Karena Satu Kebutuhan
Saya seorang remaja putri berumur lima belas tahun. Keluarga saya seringkali bepergian ke luar negeri dan memaksa saya untuk pergi bersama mereka, melepas abaya (jenis pakaian muslimah) dan mengenakan pakaian-pakaian lain. Perlu diketahui, bahwa saya tetap menutup kaki saya, namun saya merasa sulit sekali. Saya tidak bisa mengenakan abaya karena saya merasa susah, dan (takut) kalau orang-orang yang merasa keheranan. Bagaimana penyelesaiannya?

Semua yang saudari kemukakan bukanlah merupakan alasan. Sudah sepantasnya kalau orang-orang di sana merasa heran, apalagi mereka tumbuh berkembang dalam kebatilan. Hendaknya saudari tidak bepergian sebisa mungkin ke negeri-negeri kafir. Ketika orang yang bepergian ke sana melihat orang-orang Eropa dan yang lainnya dari kalangan orang-orang kafir dengan kondisi mereka yang demikian buruk, akan timbul sikap meremehkan ajaran Islam di hatinya, sehingga ia tidak lagi perduli. Pada awalnya ia memang merasa heran dengan kebiasaan mereka, menyalahkan dan membencinya. Namun dengan melihat terus menerus, ia akan terbiasa dan merasa senang juga, bahkan bisa jadi muncul rasa simpati kepadanya. Jadi bagaimanapun kondisinya, janganlah bepergian ke sana, kecuali dalam kondisi darurat. Wallahu A'lam.
Dari Fatwa-fatwa Syaikh Abdullah bin Humaid hal. 22



 
 
 
 
Semua Hak, Milik Website Islam Soal Jawab ( islamqa.com )©  1997-2009  : 104.97